ICON-WEB-YAYASAN

Mendekatkan Kesehatan Untuk Kampung Keakwa

Keakwa merupakan salah satu kampung indah yang terletak di wilayah Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika. Penduduk yang mendiami wilayah kampung ini dan daerah pesisir selatan Kabupaten Mimika secara umum adalah Suku Kamoro atau Mimika Wee. Terletak di bagian selatan pada wilayah pesisir Laut Arafuru menjadikan Keakwa sebagai salah satu titik yang jauh dari Timika, ibu kota Kabupaten Mimika. Untuk menjangkau Kampung Keakwa dibutuhkan tiga jam perjalanan menyusuri sungai dan muara dari Pomako. Mengingat kapal-kapal yang melayani transportasi dari dan menuju Keakwa berukuran kecil, bahan kebutuhan yang dapat dibawa selalu terbatas. Jarak, waktu tempuh, dan infrastruktur pendukung telah menjadi tantangan dalam membangun wilayah Keakwa dan sekitarnya.

Kampung Keakwa memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara ekonomi. Kekayaan sumber daya alam seperti ikan dan hasil hutan berupa sagu adalah modal besar yang dapat dikelola untuk kemajuan wolayah ini. Pun demikian dengan panorama alam pesisir yang mempesona dan peninggalan sejarah Perang Dunia II yang dapat menjadi destinasi wisata yang menjanjikan. Namun semua belum dimanfaatkan secara maksimal karena kondisi geografis dan jarak yang jauh dari pusat pemerintahan.

Kesulitan dalam menjangkau layanan kebutuhan dasar seperti kesehatan juga menjadi salah satu persoalan bagi masyarakat Kampung Keakwa. Sebagaimana ditunjukkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Mimika, sebagian besar fasilitas kesehatan terdapat di ibukota kabupaten. Di wilayah Distrik Mimika Tengah sendiri hanya terdapat 1 (satu) orang dokter, 15 perawat, 7 bidan, 8 tenaga kesehatan masyarakat, dan 1 tenaga farmasi (BPS Mimika: Kabupaten Mimika dalam Angka, 2022). Dengan jumlah fasilitas dan tenaga kesehatan yang terbatas, layanan kesehatan untuk 5 kampung di Distrik Mimika Tengah tentu saja kurang memadai meskipun dengan upaya maksimal. Belum lagi jarak antarkampung yang jauh dan ditempuh dengan moda transportasi air dan tenaga kesehatan yang tidak selalu ada ketika dibutuhkan.

Uluran tangan dari pihak lain di luar pemerintah dibutuhkan untuk turut serta membantu mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Keakwa. Selain pelayanan berupa pengobatan dan perawatan, masyarakat juga tentu saja membutuhkan tambahan pengetahuan tentang kesehatan yang dapat membantu mereka hidup lebih sehat. Oleh karena itu aktivitas penyuluhan kesehatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah perlu didukung dan dikuatkan. Yayasan Somatua memandang perlu untuk mengambil bagian dalam upaya ini setelah menyaksikan kehidupan masyarakat Kampung Keakwa dari dekat.

Redaksi : Rofin Daton

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.