MAXIMUS TIPAGAU: 80 SISWA STC SIAP DI LULUS

Sebanyak 80 siswa Somatua Training Center siap di luluskan pada minggu kedua April 2021. Hal ini di sampaikan Direktur Yayasan Somatua, Maximus Tipagau-Waukateyau, yang adalah putra asli Moni yang dikenal dengan Gladiator Papua.

Para siswa ini telah mengikuti pelatihan lebih dari 1 bulan di Somatua Training Center yang beralamatkan di Jalan Karang Senang, SP2, Timika, Kab. Mimika, Provinsi Papua sejak awal Maret 2021. Sebagai pimpinan tertinggi di Yayasan Somatua sekaligus Direktur Utama PT. Mpaigelah, Maximus mengharapkan agar lulusan STC ini dapat bersaing di pasar kerja dan juga dapat di lirik oleh mitra perusahaan-perusahaan yang bekerja di wilayah usaha PT. Freeport Indonesia. Mereka yang selesai ini memang sudah ada beberapa yang dapat di dorong untuk ikut bekerja di wilayah kerja PT. Freeport Indonesia melalui jejaring kerjasama yang telah ia(Maximus) dorong namun masih perlu lagi untuk di dorong oleh rekan-rekan sesama pengusaha di wilayah Kab. Mimika dan tanah Papua.

Siswa yang berlatih di Somatua Training Center (STC) ini diharapkan bukan saja hanya akan bekerja di perusahaan-perusahaan namun juga dapat mendirikan dan menjalankan usaha sendiri. Demikian harapan dari pimpinan sementara Somatua Training Center, George Saa, yang adalah Koordinator STC.

“Di Kab Mimika, ada banyak peluang usaha yang bisa di dorong dengan keterampilan yang telah didapatkan selama belajar di STC. Harapannya, kedepan para siswa/i ini akan menjadi agen perubahaan di tanah Amungsa dan juga Papua,” ungkap George

Di sela-sela kesibukannya, Maximus berpesan kepada para siswa/i STC yang segera di luluskan untuk tetap semangat dan terus pacu diri sebagai generasi muda Papua yang displin dan percaya diri.

“Terus semangat, berjuang, displin dan tidak pantang menyerah dalam meraih mimpi dan cita-cita,” ungkapnya sambil menyampaikan selamat kepada para siswa/i STC.

MAXIMUS TIPAGAU: SOMATUA FOUNDATION IS HERE FOR DEVELOPING PAPUANS ESP. 7 TRIBES

In his motivational speech session on 18 March 2021, Maximus Tipagau, who is well-known as Gladiator Papua, reiterated his remark that the Somatua Foundation exists for Papuan people. ‘More specifically for the Seven tribes of Amungme, Kamoro, Moni, Dani, Damal, Mee and Nduga that are here in Papua.

The Somatua Foundation in accordance with its vision and mission wants to develop society and wants to help people who are in need of better training and development program scheme and education as a whole and to help the community’s welfare, with skills and competence to realize his foundations’ visions by developing human resources through vocational training program covering operators, welder, mechanic, electric, and several vocational training programs.

In realizing this vision, he said that he also need support and collaboration with other entrepreneurs and investors to develop Papuan human resources as well as other relatives in Mimika and Tanah Papua Regencies.

“It is an urgent matter to solve unemployment issue in Papua regions and it is in the interest of Somatua Foundation to be one of the key agent to solve the issue,” mentioned Maximus in closing his remarks.

As response to the motivational speech by Maximus, students mentioned their gratitude and thank you for instituting Somatua Training Center. They are more motivated and promise to learn as much as possible and will use the opportunity to be part of the solution.

(Timika, 18/3/21, by George)

MORNING MOTIVATIONAL SESSION WITH MAXIMUS TIPAGAU, GLADIATOR PAPUA

Maximus Tipagau: Somatua Training Center Future Strategic Partnership Call

Report by Septinus George Saa

Somatua Training Center is expanding the location for vocational training in SP 2 (Behind Pemda), Timika, Kab. Mimika, Papua to ensure safety and operational of training session. This initiative is one of the focuses of the director of Somatua Foundation, Mr. Maximus Tipagau-Waukateyau, who is well-known as Gladiator Papua. He is happy with the current performance of the training center and will do everything is his power to ensure this center will serve more Papuans especially the 7 tribes in the Directly-Affected Villages/Regencies surrounding PT. Freeport Indonesia area.

It is well-known that the current operations of major companies in Papua and Timika especially are in need of competent and skilled workers and Somatua Training Center is established to answer these needs. As the main priority of STC is to help rebuild a local skilled manpower, it has become a serious commitment of Somatua Foundation and Maximus Tipagau to ensure the establishment and the expansion of STC will be a matter to address as soon as possible.

Maximus, in his own capability, is delivering this training center without any supports at the moment either from local government or local private companies. He is eager to attract strategic partnership with governments and local/national companies to push this important agenda of “reducing” unemployment in Timika and the whole region in Papua.

“I’d like to call for joint cooperation and support from governments and companies who are doing their businesses in the land of Papua to come and work together to resolve the impending issues of unemployment by providing opportunities for Papuans to build their skills and competencies so that they can apply and compete in the job markets,” said Maximus during his visit to the newly acquired lands for Somatua Training Center field practical training.

MAXIMUS TIPAGAU: 2 MINGGU PELATIHAN DI STC TELAH BERJALAN DENGAN BAIK

Ketua Yayasan Somatua yang di kenal sebagai seorang Gladiator Papua, Maximus Tipagau-Waukateyauw menyampaikan perkembangan terakhir pelatihan di Somatua Training Center (STC) yang telah berjalan dengan lancar tanpa kendala yang signifikan. Ia juga optimis terhadap pengembangan STC kedepan setelah mendapatkan kunjungan dari beberapa petinggi negara dana juga perwakilan pemerintah lokal dan provinsi dan PT. Freeport Indonesia.

Dalam beberapa waktu kedepan, STC akan terus berbenah-benah dari berbagai aspek yang mana akan lebih memperkuat STC agar kedepan.

“Pekerjaan mengembangkan SDM di tanah Papua ini tidak bisa di emban oleh 1 dan 2 orang saja apalagi 1 atau 2 institusi karena semua harus harus bekerja sama agar sama-sama membangun SDM di tanah Papua khususnya di tanah Amungsa,” ungkap Maximus ketika melihat langsung di lapangan.

Ia berpesan agar semua pihak di tanah Papua ini harus saling support untuk membangun SDM di tanah Papua.

MAXIMUS TIPAGAU: DIRJEN PEMBINAAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA KERJA MENGUNJUNGI STC

Somatua Training Center (STC) yang belokasi di Jalan Cenderawasih SP 2, Timika Papua, mendapatkan kunjungan khusus dari Plt Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Tri Retno Isna, Tri Retno Isnaningsih, SH, MSi, pada Selasa, 9 Maret 2021. Kunjungan ini langsung di terima kasih Direktur Yayasan Somatua Maximus Tipagau-Waukateyauw yang langsung mendampingi beliau ke Somatua Training Center dan lokasi pelatihannya di Belakang Pemda (SP) Timika, Papua.

Kunjungan ini memberikan semangat baru bagi STC yang baru berjalan kurang dari 2 tahun namun sudah menunjungkan perannya dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) orang asli Papua.

Yayasan Somatua di dirikan Maximus untuk mengembangkan 3 bidang utama: Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi yang terpusat di beberapa wilayah kabupaten diantaranya Mimika, Intan Jaya dan Nabire. Pembinaan-pembinaan yang di lakukan oleh Yayasan Somatua adalah komitment besar Sang Gladiator Papua, sebutan kepada Maximus, untuk memajukan Papua yang sangat penting dalam agenda nasional Republik Indonesia.

Kedepan kemitraan akan di bangun bersama pemerintah-pemerintah di tanah Papua dan Papua Barat dan lebih luas lagi dengan pemerintah pusat di Jakarta. Kerjasama ini terus di dorong oleh Yayasan Somatua.

Sementara ini, Septinus George Saa memimpin Somatua Training Center dimana kedepannya, akan di kelola langsung oleh putra/i Orang Asli Papua dan lebih khususnya lagi salah satu anak muda dari 7 suku di wilayah operasi PT. Freeport.

Dalam kunjungan ini juga hadir perwakilan PT. Freeport Tn. Demi Magai yang ikut langsung melihat aktivitas di Somatua Training center dan juga di pantau langsung oleh pimpinan dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Mimika, Tn. Paulus Yanengga.

Maximus menyampaikan bahwa semangat membangun SDM tanah Papua yang terpusatkan di Kab. Mimika dan di inisiasi oleh saya adalah bentuk kepedulian saya untuk memajukan saudara-saudara saya agar mereka juga memiliki kemampuan dan kompetensi untuk dapat bersaing di pasar kerja dan juga diserap ke mitra-mitra perusahaan yang ada di tanah Papua serta khususnya perusahaan multinasional seperti PT. Freeport, BP Indonesia dan juga perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di tanah Papua di kemudian hari. Semangat kerja nyata ini perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak yang peduli akan kemajuan Papua terkhususnya kemajuan SDM orang asli Papua.

Tulisakan Oleh Septinus George Saa

MAXIMUS TIPAGAU: STC RESMI MEMULAI PELATIHAN VOKASI BATCH-3

Somatua Training Center (STC) hari ini resmi memulai pelatihan keterampilan vokasi intake ke III pada 1 Maret 2021. Para peserta pelatihan ini beragam suku bangsanya dan berjumlah 75 orang yang di dominasi oleh orang asli Papua dan 7 suku. Pada sesi intake ke 3 ini, para peserta pelatihan lebih fokus kepada pelatihan-pelatihan:

  • Basic Safety
  • Welding
  • Drilling
  • Heavy-Duty Mechanics (Excavator, Loader, Iveco)
  • Operator (Excavator, Loader, dan Iveco)

STC di dirikan oleh Maximus Tipagau yang di kenal sebagai Gladiator Papua pada awal tahun 2019 untuk menjadi pusat pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) orang asli Papua terkhususnya para generasi muda dari 7 Suku (Dani, Damal, Mee, Nduga, Kamoro, Amungme, Moni). Hadirnya STC di Kabupaten Mimika merupakan wujud nyata dari komitmen Maximus untuk mendorong kemajuan SDM orang Papua dan terkhususnya generasi dari wilayah pegunungan tengah Papua.

Pelatihan yang di ikuti 75 siswa di STC ini akan berlangsung kurang lebih 1 bulan dan di latih oleh para instruktur-instruktur yang mayoritas adalah para karyawan PT. Freeport Indonesia yang sudah purna tugas dan berkarir di Departemen QMS (Quality Management Services) dimana mereka sudah sangat berpengalaman dalam mendidikn para karyawan-karyawan baik orang Papua dan non-Papua yang bekerja di areal kerja PT. Freeport Indonesia.

Dalam pembukaan ini, koordinator STC, Septinus George Saa, menyampaikan apresiasinya kepada pendiri STC dan Yayasan Somatua, Maximus Tipagau karena mengusung visi/misi mulia untuk “memanusiakan” orang Papua dengan memberikan mereka skill dan comptence agar generasi Papua ini dapat bersaing di pasar kerja serta mampu membuat usaha sendiri yang akan di dukung oleh mitra-mitra dan stakeholder di seluruh tanah Papua. George berkomitmen untuk mengembangkan STC agar kedepan menjadi pusat pelatihan bagi semua generasi muda Papua di seluruh tanah Papua agar memiliki kemampuan teknis dan vokasi sehingga kedepan generasi ini dapat mengisi semua pasar kerja di tanah Papua. Pada akhirnya, semua perusahaan-perusahaan di tanah Papua yang datang dengan investasi jutaan dollar tidak perlu lagi untuk merekrut tenaga kerja dari luar Papua.

Walaupun tidak hadir dalam pembukaan sesi intake ke III ini, Ketua Yayasan Somatua, Maximus Tipagau, turut bangga dan mengapresiasi kerja-kerja di lakukan oleh Tim di STC dalam mengembangkan STC kedepannya. Ia juga sudah mendorong agar pengurus STC lebih komitment untuk mendokumentasikan dan menyiapkan segala kelengkapan yang di perlukan STC baik rencana jangka pendek, menengah dan panjang serta proposal-proposal usulan kerja sama dengan mitra-mitra dan stakeholder-stakeholder strategis di seluruh tanah Papua dan pemimpin di Indonesia untuk mendorong pengembangan STC kedepan untuk menjangkau lebih banyak lagi generasi muda tanah Papua.

George sendiri sangat mengapresiasi pendiri dan Ketua Yayasan Somatua, Maximus Tipagau yang mendedikasikan diri dan kemampuannya untuk membantu membuat tanah Papua  menjadi tanah yang dapat di kelola oleh putra/i orang asli Papua lewat kerja nyata dengan dukungan asupan kemampuan teknis/vokasi yang memadai yang di siapakan oleh Somatua Training Center, Yayasan Somatua. Kedepan, Papua akan menjadi tanah yang memberkati para generasi muda tanah Papua dengan segala kekayaan sumber daya alam (SDA) yang di milikinya serta di mampu di kelolah oleh generasi muda/i tanah Papua yang di siapkan dalam sekolah-sekolah di tanah ini terkhususnya di sekolah vokasi Somatua Training Center (STC). Harapan George sebagai koordinator STC agar kedepan pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Mimika, Kabupaten-Kabupaten lain di seluruh tanah Papua agar datang dan bekerja sama dengan Somatua Training Center untuk menjadikan STC sebagai mitra untuk mendidik generasi-generasi dari wilayahnya masing-masing.

FOTO-FOTO PEMBUKAAN INTAKE-3

SOMATUA TRAINING CENTER HADIR MENGEMBANGKAN SDM GENERASI MUDA PAPUA

Somatua Training Center (STC) yang di kelola oleh Yayasan Somatua yang di pimpin oleh Maximus Tipagau tetap berkomitment jadi sentra pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) orang asli Papua (OAP) dengan fokus kepada putra/i 7-suku besar di sekitar areal operasi PT. Freeport Indonesia yakni Suku Amungme, Kamoro, Dani, Damal, Mee dan Nduga.

Sejak bulan November 2020, total siswa yang di latih di STC berjumlah 65 individu yang mengikuti pelatihan intesif di bidang:

  • Mekanik Alat Berat
  • Mekanik Mobil (Light Vehicle)
  • Las (Welding)
  • Konstruksi
  • Operator (Excavator)
  • Kelistrikan
  • Life Skill
  • Safety
  • Entrepreneurship

Para siswa ini berlatih dengan intensif dan dengan fokus yang luar biasa. Untuk menjalankan Somatua Training Center, Maximus Tipagau yang di kenal sebagai Gladiator Papua di bantu oleh Septinus George Saa, putra Papua yang pada April 2004 mewakili Indonesia menjuarai lomba riset Fisika Dunia di Polandia, Warsawa dan mengantongi medali emas.

George mengakui bahwa visi/misi dari Sang Gladiator Papua ini sangat mulia dan perlu di support. Kehadiran George mendorong agar STC ini dapat dikembangkan menjadi pusat pendidikan anak asli Papua khususnya 7 suku di wilayah Kabupaten Mimika.

Papua memang di clouding dengan sejumlah masalah namun dengan hadirnya STC ini, Yayasan Somatua berkomitmen untuk menjadi agen perubahan yang menyediakan pendidikan khusus bagi anak muda Papua yang hari ini memerlukan asupan skill dan competecy sehingga mereka dapat diterima bekerja di perusahaan-perusahaan di Timika bahkan seluruh tanah Papua. Bukan sampai disitu, STC dan Yayasan Somatua bekerja keras untuk menghadirkan kesempatan di tanah Amungsa yang mana selama ini sangat minim.

Yayasan Somatua berkomitmen untuk menjadi “cahaya” yang menerangi Papua. Sosok Maximus Tipagau sebagai pendiri Yayasan Somatua dan Somatua Training Center (STC) telah membuktikan komitmentnya membangun tanah Papua dan Indonesia. Kita perlu menghadirkan Maximus-Maximus lainnya di tanah Papua dan Indonesia bahkan di seluruh Dunia. Sebagai seorang pebisnis dan juga philantrofis, ia telah berkomitmen untuk memajukan Papua terutama saudara-saudaranya dan orang Papua yang selama ini kurang tersentuh sesuatu yang namanya pembangunan.

Pada akhirnya, Yayasan Somatua akan memerlukan support dalam bentuk kemitraan dan misi/visi dari Yayasan Somatua perlu di dukung segenap civic society Papua dan seluruh elemen anak bangsa dan pemimpin di negara kesatuan republik Indonesi (NKRI).

Lampiran: Foto-Foto Aktivitas Pelatihan di STC

Translate »
Open chat