Ekonomi

https://yayasansomatua.org/wp-content/uploads/2018/05/Screen-Shot-2018-05-17-at-09.15.50-300x200.png
https://yayasansomatua.org/wp-content/uploads/2018/05/Screen-Shot-2018-05-17-at-09.15.11-300x200.png
https://yayasansomatua.org/wp-content/uploads/2015/08/Screen-Shot-2018-05-18-at-09.47.48-300x200.png
https://yayasansomatua.org/wp-content/uploads/2015/09/IMG_0868-e1526519247196-300x200.jpg

Saat ini Yayasan Somatua berupaya untuk mengangkat potensi ekonomi lokal melalui budidaya "kopi Arabica khas Moni". Tanaman kopi di kawasan pegunungan tengah Papua sudah dikembangkan oleh Missionaris sejak puluhan tahun lalu, dan saat ini Yayasan Somatua berusaha untuk meningkatkan jumlah tanaman sekaligus melatih masyarakat untuk budidaya dan pengolahan pasca panen secara benar. Yayasan Somatua sedang mengupayakan untuk pengadaan alat pengolah biji kopi dan pemasaran kopi ke dalam negeri maupun mancanegara.

Selain itu, Yayasan Somatua juga sedang menjajaki kemungkinan untuk mengembangkan potensi garam dari air pegunungan di Intan Jaya yang dapat menjadi sumber kebutuhan yodium bagi masyarakat lokal maupun dikomersialkan ke luar daerah. Saat ini potensi garam ini masih diolah secara tradisional. Yayasan Somatua berusaha memfasilitasi pengolahan yang lebih modern dan higienis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat lewat usaha ini.

0Shares
Translate »
Open chat