MAXIMUS TIPAGAU: STC RESMI MEMULAI PELATIHAN VOKASI BATCH-3

Somatua Training Center (STC) hari ini resmi memulai pelatihan keterampilan vokasi intake ke III pada 1 Maret 2021. Para peserta pelatihan ini beragam suku bangsanya dan berjumlah 75 orang yang di dominasi oleh orang asli Papua dan 7 suku. Pada sesi intake ke 3 ini, para peserta pelatihan lebih fokus kepada pelatihan-pelatihan:

  • Basic Safety
  • Welding
  • Drilling
  • Heavy-Duty Mechanics (Excavator, Loader, Iveco)
  • Operator (Excavator, Loader, dan Iveco)

STC di dirikan oleh Maximus Tipagau yang di kenal sebagai Gladiator Papua pada awal tahun 2019 untuk menjadi pusat pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) orang asli Papua terkhususnya para generasi muda dari 7 Suku (Dani, Damal, Mee, Nduga, Kamoro, Amungme, Moni). Hadirnya STC di Kabupaten Mimika merupakan wujud nyata dari komitmen Maximus untuk mendorong kemajuan SDM orang Papua dan terkhususnya generasi dari wilayah pegunungan tengah Papua.

Pelatihan yang di ikuti 75 siswa di STC ini akan berlangsung kurang lebih 1 bulan dan di latih oleh para instruktur-instruktur yang mayoritas adalah para karyawan PT. Freeport Indonesia yang sudah purna tugas dan berkarir di Departemen QMS (Quality Management Services) dimana mereka sudah sangat berpengalaman dalam mendidikn para karyawan-karyawan baik orang Papua dan non-Papua yang bekerja di areal kerja PT. Freeport Indonesia.

Dalam pembukaan ini, koordinator STC, Septinus George Saa, menyampaikan apresiasinya kepada pendiri STC dan Yayasan Somatua, Maximus Tipagau karena mengusung visi/misi mulia untuk “memanusiakan” orang Papua dengan memberikan mereka skill dan comptence agar generasi Papua ini dapat bersaing di pasar kerja serta mampu membuat usaha sendiri yang akan di dukung oleh mitra-mitra dan stakeholder di seluruh tanah Papua. George berkomitmen untuk mengembangkan STC agar kedepan menjadi pusat pelatihan bagi semua generasi muda Papua di seluruh tanah Papua agar memiliki kemampuan teknis dan vokasi sehingga kedepan generasi ini dapat mengisi semua pasar kerja di tanah Papua. Pada akhirnya, semua perusahaan-perusahaan di tanah Papua yang datang dengan investasi jutaan dollar tidak perlu lagi untuk merekrut tenaga kerja dari luar Papua.

Walaupun tidak hadir dalam pembukaan sesi intake ke III ini, Ketua Yayasan Somatua, Maximus Tipagau, turut bangga dan mengapresiasi kerja-kerja di lakukan oleh Tim di STC dalam mengembangkan STC kedepannya. Ia juga sudah mendorong agar pengurus STC lebih komitment untuk mendokumentasikan dan menyiapkan segala kelengkapan yang di perlukan STC baik rencana jangka pendek, menengah dan panjang serta proposal-proposal usulan kerja sama dengan mitra-mitra dan stakeholder-stakeholder strategis di seluruh tanah Papua dan pemimpin di Indonesia untuk mendorong pengembangan STC kedepan untuk menjangkau lebih banyak lagi generasi muda tanah Papua.

George sendiri sangat mengapresiasi pendiri dan Ketua Yayasan Somatua, Maximus Tipagau yang mendedikasikan diri dan kemampuannya untuk membantu membuat tanah Papua  menjadi tanah yang dapat di kelola oleh putra/i orang asli Papua lewat kerja nyata dengan dukungan asupan kemampuan teknis/vokasi yang memadai yang di siapakan oleh Somatua Training Center, Yayasan Somatua. Kedepan, Papua akan menjadi tanah yang memberkati para generasi muda tanah Papua dengan segala kekayaan sumber daya alam (SDA) yang di milikinya serta di mampu di kelolah oleh generasi muda/i tanah Papua yang di siapkan dalam sekolah-sekolah di tanah ini terkhususnya di sekolah vokasi Somatua Training Center (STC). Harapan George sebagai koordinator STC agar kedepan pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Mimika, Kabupaten-Kabupaten lain di seluruh tanah Papua agar datang dan bekerja sama dengan Somatua Training Center untuk menjadikan STC sebagai mitra untuk mendidik generasi-generasi dari wilayahnya masing-masing.

FOTO-FOTO PEMBUKAAN INTAKE-3

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

Translate »
Open chat