SOMATUA TRAINING CENTER HADIR MENGEMBANGKAN SDM GENERASI MUDA PAPUA

Somatua Training Center (STC) yang di kelola oleh Yayasan Somatua yang di pimpin oleh Maximus Tipagau tetap berkomitment jadi sentra pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) orang asli Papua (OAP) dengan fokus kepada putra/i 7-suku besar di sekitar areal operasi PT. Freeport Indonesia yakni Suku Amungme, Kamoro, Dani, Damal, Mee dan Nduga.

Sejak bulan November 2020, total siswa yang di latih di STC berjumlah 65 individu yang mengikuti pelatihan intesif di bidang:

  • Mekanik Alat Berat
  • Mekanik Mobil (Light Vehicle)
  • Las (Welding)
  • Konstruksi
  • Operator (Excavator)
  • Kelistrikan
  • Life Skill
  • Safety
  • Entrepreneurship

Para siswa ini berlatih dengan intensif dan dengan fokus yang luar biasa. Untuk menjalankan Somatua Training Center, Maximus Tipagau yang di kenal sebagai Gladiator Papua di bantu oleh Septinus George Saa, putra Papua yang pada April 2004 mewakili Indonesia menjuarai lomba riset Fisika Dunia di Polandia, Warsawa dan mengantongi medali emas.

George mengakui bahwa visi/misi dari Sang Gladiator Papua ini sangat mulia dan perlu di support. Kehadiran George mendorong agar STC ini dapat dikembangkan menjadi pusat pendidikan anak asli Papua khususnya 7 suku di wilayah Kabupaten Mimika.

Papua memang di clouding dengan sejumlah masalah namun dengan hadirnya STC ini, Yayasan Somatua berkomitmen untuk menjadi agen perubahan yang menyediakan pendidikan khusus bagi anak muda Papua yang hari ini memerlukan asupan skill dan competecy sehingga mereka dapat diterima bekerja di perusahaan-perusahaan di Timika bahkan seluruh tanah Papua. Bukan sampai disitu, STC dan Yayasan Somatua bekerja keras untuk menghadirkan kesempatan di tanah Amungsa yang mana selama ini sangat minim.

Yayasan Somatua berkomitmen untuk menjadi “cahaya” yang menerangi Papua. Sosok Maximus Tipagau sebagai pendiri Yayasan Somatua dan Somatua Training Center (STC) telah membuktikan komitmentnya membangun tanah Papua dan Indonesia. Kita perlu menghadirkan Maximus-Maximus lainnya di tanah Papua dan Indonesia bahkan di seluruh Dunia. Sebagai seorang pebisnis dan juga philantrofis, ia telah berkomitmen untuk memajukan Papua terutama saudara-saudaranya dan orang Papua yang selama ini kurang tersentuh sesuatu yang namanya pembangunan.

Pada akhirnya, Yayasan Somatua akan memerlukan support dalam bentuk kemitraan dan misi/visi dari Yayasan Somatua perlu di dukung segenap civic society Papua dan seluruh elemen anak bangsa dan pemimpin di negara kesatuan republik Indonesi (NKRI).

Lampiran: Foto-Foto Aktivitas Pelatihan di STC

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

Translate »
Open chat